INOVASI MENYADIK’ SIM, Latihan test sebelum test

0
49

Melawi inspirasikapuas.com

POLDA KAL BAR. Kapolres Melawi  AKBP Ahmad Fadlin,S,Sik,M.Si menyampaikan lewat Kasat Lantas  Polres Melawi AKP, Aang Perman,S.IP,M.AP, untuk menjawab kesulitan Masyarakat permohonan pemilikan SIM, bermotor, di Wilayah pelayanan Polres Kabupaten Melawi, kepolisian Polres Melawi meluncurkan Program + Inovasi Menyadik SIM. Terang nya ke awak media ini waktu di konfirmasi seputar kegiatan operasi Patuh Kapuas selasa tanggal 11/9/2019 di Pos Lantas Nanga Pinoh. Program Inovasi Menyadik SIM’ berkaitan dengan keselamatan, kesadaran, masyarakat sehingga mampu meminalisir kecelakaan serta fatalitas korban pengendara ber motor, serta taat aturan berlalu lintas, mempermudah masyarakat Pemohon memiliki SIM. Masyarakat Pemohon yang rela meluangkan waktu mengikuti Program ini baik roda 2 [dua] maupun roda 4 [empat], diberi latihan pembinaan test teori dan test Praktek sebelum melakukan testing kelayakan pememilikan SIM. Progaram ini sesuai dengan bunyi UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang kepolisian Negara Republik Indonesia. Di lanjutkan dengan UU noor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan, peraturan kapolri nomor 09 tahun 2012 tentang izin mengemudi. Berdasarkan acuan UU dan peraturan tersebut Polres Melawi mengimplementasikan dengan program Satpas, yang di namai  Inovasi Menyadik”SIM”.

Tujuan Program tersebut, tambah Aang, supaya masyarakat pemohon SIM, lebih mudah menghadapi testing kepemilikan SIM, serta pemelajaran keselamatan berlalu lintas. Waktu dan pelaksanaan kegiatan ini, dilakukan setelah  selesai jam pelayanan Satpas di hari senin sampai kamis pukul 15.00 wib -16.30 wib, untuk hari jumat pukul 16.00 wib sampai 17.00 wib. Inovasi Menyadik’ SIM’ melayani Pria, Wanita, Muda, maupun Tua, semua kita layani, imbuh nya. Kami harap kesadaran masyarakat menjalankan selogan Berlalu lintas, Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas, dan budi dayakan Keselamatan sebagai kebutuhan.

Seputar kegiatan Operasi Patuh Kapuas, Tahun 2019 selama 14 hari, ini hari terakhir, kata, Aang, pelanggaran di kabupaten Melawi  mengalami peningkatan. Terutama pelanggaran penggunaan Helm dan pelanggaran rambu-rambu jalan. Selama kegiatan Operasi Patuh Kapuas, tilang nya 1.242, teguran 324 total 1.566 penindakan. Dengan presentasikan; mengalami kenaikan pelanggaran sekitar 405% teguran 57%. Yang perlu kami sampaikan, operasi Patuh Kapuas bukan masalah tilang tetapi lebih bermakna terhadap kesadaran masyarakat patuh aturan berlalu lintas. Setelah berakhir operasi ini kami terus melakukan operasi-operasi lainnya, jadi tidak ada hari untuk kebebasan pelanggaran ber motor, tegas nya. [pangaribuan].

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here