PASAR TRADISIONAL NANGA PINOH, DI TERTIBKAN.

0
99

Kab Melawi inspirasikapuas.com

Tanggal 22/8/2019 kami bersama tim telah melakukan penertiban Pasar tradisional jalan Markhasan Nanga Pinoh terang Kadis Perindag Kabupaten Melawi Ramdha Muhaimin, kepada wartawan media ini Senin tanggal 26/8/2019 di ruang kerjanya. Selama ini para pedagang turun ke pinggir jalan menjajahkan dagangan nya, dengan alasan berbagai macam, akhirnya lapak yang tersedia di kosongkan. Maka kami merasa masalah ini perlu di benahi atau di tertibkan. Sebelum kami melakukan penertiban terlebih dulu berkoordinasi dengan instansi terkait dan beberapa orang utusan pedagang. Jauh sebelum penertiban, kami sudah memberi peringatan, baik berupa himbauan maupun pendekatan secara langsung kepada para pedagang, yang sudah dapat lapak dari hasil undian. Diantaranya pedagang ikan, pedagang daging. Sementara pedagang sayur belum kita tertibkan karena lapak nya sedang di kerjakan, tahun ini 2019 lapak tambahan sebanyak 100 lapak akan di bagikan kepada pedagang sayur mayur dan pedagang lainnya. Kita merasa bersyukur hasil penertiban itu semua pedagang dimaksud  [daging] semua sepakat menempati lapak nya masing-masing. Tapi mereka juga meminta kepada kami, supaya menertibkan pedagang yang baru. Dan masalah pedagang baru kami sudah berkoordinasi dengan leding sektor, diantaranya SATPOL PP, DISHUB, untuk membentuk TIM supaya bisa terkoordinir setiap hari, dengan rencana kita membuat pos pemantau khusus. Dan kita juga sudah sampaikan kepada Pedagang. supaya membentuk perkumpulan atau Asosiasi Pedagang. Melalui Asosiasi tersebut perwakilan mereka bisa menyampaikan langsung perkembangan maupun keluhan-keluhan para pedagang ke pemerintah terkait. Maksud kita Pasar itu supaya bisa tertib aman dan menjamin keamanan maupun kenyamanan pedagang. Selanjutnya kita terus melakukan pemantauan dan pembinaan berkelanjutan. Ramdha, menambahkan, kalau untuk pedagang daging dan sayur lapak kita cukup, tapi yang menjadi pemikiran kita, pedagang dadakan. Maksudanya setiap hari tertentu bisa muncul pedagang baru tapi tidak aktif, contoh; masyarakat panen hasil ladang atau peliharaan budi daya maupun dari hasil lainnya, langsung di jajahkan ke pasar atau di pinggir jalan dekat pasar tradisioanal tersebut. Maka untuk menertibkan nya kita rencanakan ada satu tempat kita sediakan area khusus pedagang seperti ini, supaya para petani-petani penjual hasil nya ada tempat pedagang musiman tersebut. Ada tempat nya antara bangunan lama dengan Bangunan Baru, itu kita akan bangun nantinya kalau ada anggaran. Khusus pedagang Babi kami sudah sedang bangun, dan para meraka pedagang tersebut sudah kami koordinasikan, dan mereka tidak perlu di relokasi sementara lebih memilih menunggu bangunan tersebut selesai. Masalah Pasar tradisional dekat lapangan kuliner, lapak tersebut sudah di undi, dan para pedagang sudah coba menempati tapi pembeli belum ter tarik. Maka kita akan cari solusi dengan cara membangun kembali pasar di lapangan kuliner dan Pos Polisi  di sebelahnya direncana kita pindahkan ke dekat kantor pos, jelasnya.[pangaribuan].

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here